Sabtu, 13 Februari 2010

Teknologi di Masa Depan



Pada tahun 2020 Cisco memprediksi bahwa untuk harga komputer seharga Rp.10 juta sudah mempunyai kemampuan setara dengan otak manusia. Dan pada tahun 2030, komputer mempunyai kemampuan yang seimbang dengan otak menusia satu kampung.

Dave Evans, Chief Futurist Cisco IBSG Innovations Practice membuat prediksi 25 tehnologi teratas yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Berikut prediksi-prediksinya :

1.   Pada tahun 2029, storage 11 petabyte dapat menyimpan video berkualitas DVD untuk diputar selama

      600 tahun lebih tanpa henti 24 jam sehari. Harganya sekitar US$100 ( Rp.950 ribu ).

2.   Untuk 10 tahun kedepan, kita bisa menyaksikan peningkatan kecepatan jaringan komputer internet

      rumahan sebesar 20 kali lipat.

3.   Pada waktu sekarang, jaringan di seluruh dunia menstranfer data lebih dari 9 exabite per bulan,

      sedangkan pada tahun 2013, lalu lintas jaringan nirkabel akan mencapai 400 petabite per bulan.

4.   Pada akhir 2010, akan terjadi perbandingan satu miliar transistor per orang, masing-masing transistor

      mempunyai harga sepersepuluh juta sen.

5.   Internet akan berevolusi menjadi sarana komunikasi yang instans, tanpa peduli jarak.

6.   Pada pertengahan tahun 2020, akan tersedia komputer kuantum komersial pertama.

7.   Pada tahun 2020, komputer seharga US$1000 akan mempunyai kemampuan setara dengan otak

      manusia.

8.   Pada tahun 2030, komputer seharga US$1000 akan mempunyai kemampuan seimbang dengan

      kemampuan otak manusia satu kampung.

9.   Pada tahun 2050, dengan asumsi bahwa jumlah penduduk dibumi 9 miliar, komputer seharga

      US$1000, akan mempunyai kemampuan yang seimbang dengan otak jumlah manusia yang ada di

      bumi.

10. Untuk waktu sekarang kita bisa mengetahui 5% dari apa yang bisa kita ketahui 50 tahun kedepan.

      Artinya, dalam 50 tahun, 95% dari apa yang akan kita ketahui ditemukan ditahun-tahun sebelumnya.

11. Besar data di dunia akan meningkat 6 kali lipat dalam dua tahun kedepan, sementara data perusahaan

      akan meningkat 50 kali lipat.

12. Pada tahun 2015, Google akan mengidex sekitar 775 miliar halaman konten.

13. Pada tahun 2015, kita akan menciptakan banyak hal yang sebanding dengan 92,5 juta Libraries of

      Congres AS dalam setahun.

14. Pada tahun 2020 diseluruh dunia, masing-masing orang rata-rata akan menyimpan data pribadi

      sebesar 130 terabyte ( sekarang rata-rata hanya sebesar 128 gigabyte).

15. Pada tahun 2015, download film dan file sharing peer-to- peer akan melonjak sampai 100 exabyte,

      itu setara dengan 5 juta Libraries of Congress AS.

16. Pada tahun 2015, komunikasi video akan jauh lebih marak, menghasilkan 400 exabyte trafik data atau

      setara dengan 20 juta Libraries of Congress.

17. Pada tahun 2015, trafik yang dihasilkan oleh telefon, web, email, foto dan musik akan meledak, dan

      mencapai 50 exabyte.

18. Dalam waktu 2 tahun, informasi di internet akan berlipat ganda setiap 11 jam.

19. Pada tahun 2010, 35 miliar perangkat akan terhubung ke internet ( hampir enam perangkat per orang

      di dunia ).

20. Pada tahun 2020, akan lebih banyak perangkat yang online daripada manusianya.

21. Dengan IPv6, akan ada cukup alamat IP bagi setiap bintang yang diketahui di seluruh alam semesta

      untuk masing-masing memiliki 4,8 triliun alamat IP.

22. Pada tahun 2020, penerjemah bahasa universal akan menjadi hal yang umum disetiap perangkat.

23. Dalam 5 tahun ke depan, permukaan apapun dapat dijadikan layar tampilan.

24. Pada tahun 2025, teleportasi pada tingkat partikel akan mulai terealisasi.

25. Pada tahun 2030, penanaman otak buatan sudah dapat dilaksanakan.

25 Prediksi Teknologi di Masa Depan Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/computers/1968494-25-prediksi-teknologi-di-masa/
Pemanasan global terhadap Planet Bumi

Summary by:daywalker
Kenaikan Suhu 1 Derajat:

Pada kenaikan suhu 1 derajat, Kutub Utara akan kehilangan es setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang mengakibatkan banyak penduduk menderita.

Kenaikan Suhu 2 Derajat

Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global.

Kenaikan Suhu 3 Derajat

Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan garis lintang.

Kenaikan Suhu 4 Derajat

Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ÂșC.

Kenaikan Suhu 5 Derajat

Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai.

Kenaikan Suhu 6 Derajat

Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang mampu bertahan hidup kecuali bakteri. Hal ini akan menjadi “skenario hari kiamat.”

Hal yang lebih menguatirkan adalah karena kompleksnya ekosistem di planet ini, kenyataan akan perubahan iklim ini dapat menjadi lebih buruk dibandingkan dengan perkiraan yang dilakukan secara ilmiah! Prediksi akan efek dari perubahan iklim sangat menguatirkan. Saat menganalisa ulang seluruh data yang ia kumpulkan, Tuan Lynas berpikir, mungkin ia “harus merahasiakan semuanya” karena kebenarannya sangat “menakutkan.” Sebenarnya, beberapa dari perkiraan mulai menjadi kenyataan, sebagai contoh, gelombang panas saat musim panas di Eropa telah mulai mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya para manula. Cuaca yang memanas juga menyebabkan malaria dan penyakit lainnya yang bertambah secara regional. Pemanasan global telah membuat lapisan es di China menyusut 7% setiap tahunnya, hal ini dapat berakibat kerusakan yang lebih besar dan memberi efek kepada 300 juta jiwa yang sangat menggantungkan kebutuhan air mereka dari situ. Di India, mencairnya es yang sangat cepat telah menyebabkan 70.000 orang harus pindah dari Pulau Lohachara yang tenggelam, dan kenaikan permukaan laut telah menyebabkan dipindahkannya 20.000 penduduk yang tinggal di dataran paling rendah di Kepulauan Duke of York pada tahun 2000. Pada keadaan yang rentan dari ekosistem serta sistem sosial yang saling terkait satu sama lainnya, planet yang semakin panas juga menyebabkan rantai reaksi yang memicu terjadinya kelangkaan makanan dan air seiring dengan bertambahnya pengungsi sebagai akibat perubahan iklim.

Akan tetapi, Tuan Lynas tidak berniat membuat pembaca pesimis akan masa depan planet ini. Sebaliknya dia menyampaikan peringatan dini secara jelas dan mendesak perhatian internasional akan diperlukannya usaha bersama untuk mengatasi pemanasan global seperti “mengambil tabung pemadam dan memadamkan api.” Tidak diragukan lagi bahwa “api’ tersebut timbul sebagai akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia dan berdasarkan analisis data, berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature; dan waktu yang tersisa kurang dari 1 dekade saat kenaikan mencapai puncak ‘enam derajat’! Sesuai indikasi yang tercantum di bagan, kita telah mendekati tingkat 2 derajat, dengan demikian pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.

Pemanasan global terhadap Planet Bumi Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/humanities/archeology/1892103-pemanasan-global-terhadap-planet-bumi/

Label

Algoritma (3) Bisnis (3) Dunia (8) Film (2) Internet (4) Multimedia (5) Musik (2) Sejarah (13) Sports (9) Teknologi (5) Tips dan Trik (7) Tokoh (12) Transportasi (6) Tutorial 3D (4) Wisata (4)